Empat Sapi, Dikurbankan di Halaman Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat

Empat Sapi, Dikurbankan di Halaman Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat
Empat Sapi, Dikurbankan di Halaman Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat

Empat Sapi Dikurbankan di Kemeterian Agama Pasaman Barat

Pasaman Barat, Humas – Sebanyak empat ekor sapi korban, Selasa (12/7) pagi sampai siang, disembelih secara berurutan di halaman Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Simpang Empat. Penyembelihan hewan kurban, diawali pemberian kata sambutan dari Kepala Kantor, Muhammad Nur, dalam rangka hari raya idul adha.

Ketua pelaksana, Suharjo, didampingi Sekretaris, Asriwan, usai dilaksanakanya penyembelihan hewan kurban itu menjelaskan, Alhamdulillah di tahun 1443 atau 2022 ini, pihaknya menerima pendaftaran dan pemotongan dan penyaluran daging kurban kepada yang berhak menerima. Tahun ini, di halaman kantot Kementerian Agama Pasaman Barat, disembelih empat ekor sapi, dengan 28 peserta.

Agenda rutin dan dilaksanakan setiap tahun ini, terang Suhajo, dikuatkan Asriwan, jumlah peserta dan tingkat partisipasi warga Kantor Kementerian Agama se Pasaman Barat, terus meninglat.Ke depan, pihaknya tentu berharap, tingkat partisipasi dan keikutsertaan warga Kementerian Agama Pasaman Barat terus neningkat.

Selain Kepala Kantor, Muhammad Nur, Kasubbag Tata Usaha, Sufrinas, para Kasi, dan kepala madrasah negeri se Pasaman Barat, peserta kurban yang dilaksanakan di halaman kantor, Simpang Empat, termasuk kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se Pasaman Barat, mulai dari Kecamatan Kinal, Luhak Nan Duo, Sasak Ranah Pesisir, Talamau, Pasaman, Gunung Tuleh, Sungai Aur, Lembah Melintang, Parit Koto Balingka, Sungai Beremas, dan Kecamatan Ranah Batahan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Muhammad Nur, menyampaikan, berkurban sama halnya pelaksanaan ibadah haji, dan bersifat simbolik, seperti dlaksanakan saat ini. Berkurban, bukanlah sebatas ritual dengan menumpahkan darah, agar mendapat pertolongan Allah Swt, tapi meningkatkan kualitas iman, ilmu dan amal setiap muslim.

Penyembelihan hewan qurban, terangnya, sebenarnya sudah ada semenjak jauh hari sebelum masuknya agama Islam di negeri ini. Bahkan dipraktekkan oleh orang-orang Arab kafir dan juga Yahudi sebagai bentuk persembahan, memperoleh kekayaan dan perlindungan Allah dengan pengorbanan darah atas penyembelih kurban.

Ke depan, tambah Muhammad Nur, kebiasan menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban di kantor, tantu akan dipersiapkan lebih matang lagi. sehingga jumlah hewan kurban yang disembelih dan dagingnya didistribusikan kepada masyarakat, juga semakin meningkat. Untuk itu, dukungan, kerjasama dan kepedulian segenap warga Kementerian Agama se Pasaman Barat, sangat diharapkan. (zar)