Magrib Mengaji dan Tahfiz Al-Qur'an. Program Perioritas Pemda

Magrib Mengaji dan Tahfiz Al-Qur'an. Program Perioritas Pemda

Pasaman Barat, Humas- Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Muhamamd Nur, sampaikan bahwa magrib mengaji dan tahfiz qur'an, bukan saja sebatas menyemarakkan nilai-nilai qurani di tengah masyarakat. Kegiatan program perioritas pemerintah daerah Pasaman Barat, yang harus disikapi hingga tingkat jorong.

Diuraikan Muhammad Nur, pihaknya merasa bangga dalam menyambut kegiatan Musyabaqah Tlawatil Quran (MTQ) di tengah masyarakat, seperti dilaksanakan di tingkat kecamatan Pasaman di Mesjid Raya Al-Falah Jambak hari ini, Rabu (3/8). Untuk itu, pihaknya berterimakasih kepada semua pihak yang peduli dan berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini.

Pihaknya, ulas Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat itu merasa optimis, bahwa MTQ tingkat kecamatan, walau pelaksanaannya hanya sehari akan tuntas. Pada kesempatan ini juga Tim Kecamatan Pasaman, berhasil melahirkan bibit-bibit unggul yang akan dibawa di MTQ kabupaten di Kecamatan Parit Koto Balingka, beberapa waktu ke depan.

Bupati, Hamsuardi, mengakui, membaca, memahami dan mengamalkan isi sekaligus kandungan ayat-ayat al-quran di tengah masyarakat, bukan sebatas impian atau harapan di tengah-tengah masyarakat. pelestarian syiar Islam, dengan membudayakan program tadarus al-quran pada setiap rumah warga hingga ke tingkat jorong, merupakan agenda primadona pemerintah daerah.

"Kegiatan ini merupakan wadah untuk mengukur keberhasilan TPA, Madrasah, sekolah-sekolah yang menjadikan Al-Qur'an sebagai sumber kekuatan umat beragama. Terima kasih kepada camat, wali, jorong, panitia, tokoh agama, semua pihak yang terlibat. Sesungguhnya yang kita lakukan ini juga sebagai perwujudan visi misi bupati Pasbar," sebutnya.

Tahun 2036, katanya, ditargetkan bahwa kemauan dan tingkat kemampuan warga Pasaman Barat untuk membaca, mengerti dan memahami Al-Qur'an mencapai 30 persen. Jika harapan ini tercapai, dan jadi kenyataan di tengah masyarakat, berarti Pasaman Barat dengan 11 kecamatan di dalamnya akan melahirkan generasi Qurani.

Camat Pasaman, Jon Endri, didampingi Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) setempat, Zulfikar, usai pembukaan MTQ tingkat kecamatan itu menyampaikan, musyabaqah yang diikuti kafilah dari tiga nagari se Kecamatan Pasaman, akan menampilkan tiga cabang lomba, yaitu Cabang Tartil, Hifzil, dan Tilawah, yang pada masing-masingnya ada kelas anak-anak, remaja dan dewasa, putera dengan puteri.

Ketiga nagari se Kecamatan Pasaman, ulas mereka adalah, Satu. Nagari Lingkung Aur, berada di kawasan ibukota kabupaten, Dua. Nagari Air Gadang, berbatasan antara Nagari Lingkung Aur dengan Kenagarian Muaro Kawai di Kecamatan Gunung Tuleh, dan Tiga. Nagari Aur Kuning, dengan wilayah antara Nagari Lingkung Aur dengan Nagari Kajai di Kecamatan Talamau. (zar)