KSM Provinsi, Dua Siswa MAN 2 Padang Optimis Tembus Tingkat Nasional

KSM Provinsi, Dua Siswa MAN 2 Padang Optimis Tembus Tingkat Nasional

Padang, humas -- Dua siswa MAN 2 Kota Padang ikut berlaga pada Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2022 tingkat Provinsi Sumatera Barat jenjang MA. Mereka akan bersaing dengan 324 utusan kabupaten/kota se-Sumatera Barat untuk memperebutkan tiket KSM tingkat Nasional.

Kedua siswa tersebut adalah, Alya Zafira Risti, kelas 11 IPS 5 bidang Geografi terintegrasi dan Rahma Hayati Akhbar kelas 11 IPA 1 bidang Biologi terintegrasi.

KSM Provinsi diselenggarakan kementerian agama RI secara online, mulai 10 sampai 11 September 2022 di MAN 2 Padang. Untuk jenjang MA, kegiatan memperlombakan 6 mata pelajaran terintegrasi yang mencakup bidang Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Ekonomi dan Geografi.

Akhri Meinhardi, kepala MAN 2 Padang mengaku optimis kedua siswanya mampu bersaing dengan kompetitor lainnya dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Barat.

Dia menyebut, jumlah peserta KSM Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2022 yaitu 605 peserta, dengan rincian untuk MA berjumlah 324 orang, MTs 171 orang, dan MI berjumlah 110 orang.

"Dari jumlah itu, 18 orang peserta Aliyah berasal dari kontingen Kota Padang, 2 diantaranya merupakan siswa kita," kata Akhri Meinhardi, Sabtu (10/09/2022) di ruang kerjanya.

Akhri Meinhardi berharap, kedua siswa tersebut mampu menunjukkan kemampuannya dalam menjawab soal. Diakuinya, soal-soal yang disajikan memang sulit, karena bukan hanya menguji sainsnya tapi juga terintegrasi dengan ilmu Islam.

"Kita berharap kesulitan itu dapat diatasi oleh siswa kita, mudah-mudahan keduanya bisa menjadi wakil Sumbar untuk KSM nasional," ucapnya.

Rasa optimis itu juga datang dari salah seorang pembina KSM bidang geografi, Yurdiana. Ia bersama rekannya, Dedia Roni, pembina bidang biologi, telah melakukan pembinaan kepada kedua siswa tersebut untuk menghadapi KSM provinsi.

"Siswa sebelum lomba dibimbing oleh guru pembina serta guru pendamping Bahasa Arab dari madrasah," tutur Yurdiana.

Bahkan katanya, intensitas latihan lebih ditingkatkan menjelang lomba dengan mendatangkan instruktur lembaga bimbel olimpiade dari Jakarta. Instruktur tersebut merupakan para medalis OSN yang berasal dari universitas ternama.

"Segala usaha, ikhtiar dan doa telah dilakukan, kami optimis siswa kita, insya Allah melaju ke tingkat nasional," kata guru geografi MAN 2 Kota Padang ini. ArulDp