Bimtek Pengelolaan Dana PKOH Berakhir, Operator Siap Seragamkan Format Pelaporan

Bimtek Pengelolaan Dana PKOH Berakhir, Operator Siap Seragamkan Format Pelaporan

Padang, Humas--Menutup sesi dihari terakhir, 50 peserta Bimbingan Teknis Pengelolaan dan Pelaporan Keuangan PKOH Tahun 1443 H/ 2022 M disuguhi materi oleh Subkoordinator pada Seksi Administrasi Dana Haji dan Sistem Informasi Haji dan Umrah, H. Hidayat DS bertempat di Hotel Hayam Wuruk, Rabu (28/09).

Dalam kesempatan tersebut H. Hidayat DS mensosialisasikan hal hal terkait anggaran BPIH Tahun 1443 H / 2022 M. H. Hidayat mengatakan Kasi dan pengelola keuangan harus saling bersinergi dan berkoordinasi.

Ia menjelaskan yang menjadi rujukan Peraturan Perundang-Undangan dalam pengelolaa Anggaran BPIJH adalah UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, PMA NO 28 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Operasional Penyelenggaraan Ibadah Haji, dan Kepdirjen PHU Nomor 420 Tahun 2020 tentang Pedoman Perencanaan Anggaran Operasional Haji Yang Bersumber Dari Bipih, Nilai Manfaat, Dana Efisiensi, dan Sumber Lain Yang Sah.

Lebih mendalam dijelaskan yang termasuk dalam anggaran BPIH Non APBN Tahun 1443 H/ 2022 M Bipih Jemaah Haji Reguler (Tiket Pesawat PP, Sebagian Akomodasi Makkah, Sebagian Akomodasi Madinah, Living Cost, dan Biaya Visa); Bipih PHD dan Pembimbing KBIHU (Semua biaya baik di DN maupun di LN); Nilai Manfaat, Dana Efisiensi, dan Sumber Lain Yang Sah.

"Pencairan anggaran yang berasal dari Bipih (haji reguler, PHD, dan pembimbing KBIHU) hanya boleh dilakukan sesuai Jemaah/PHD/Pembimbing KBIHU yang berangkat. Pengertian status berangkat adalah setelah haji reguler, PHD, dan pembimbing KBIHU masuk asrama haji dan tidak keluar dari asrama haji karena sakit dan dirawat di RS sampai dengan masa pemberangkatan berakhir," jelas H. Hidayat DS.

Dan ia menginformasikan untuk selanjutnya sistem penganggaran PKOH Tahun 2023 sudah menggunakan Aplikasi SIPAH, aplikasi ini baru diluncurkan pertengahan 2022 dan sementara pengajuan anggarannya dari Kanwil. 

"Sesuai kesepakatan saat Building, operator pengelola dana PKOH kedepannya akan menyeragamkan format Pelaporan untuk Kesamaan dan mempermudah," ujar H. Dayat lagi. 

Setelah memaparkan materinya Mewakili Kabid PHU, H. Hidayat langsung menutup Kegiatan Bimtek tersebut yang sudah berlangsung selama 3 hari mulai dari Hari Senin (26/09) hingga Rabu (28/09).

"Kita dihaji harus bekerja dengan hati hati karena kita berfokus melayani para dhuyufurrahman, dan itu suatu kebanggaan buat kita," ujarnya.

Diakhir penutupnya ia mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta yang hadir dan telah mengikuti kegiatan ini secara serius dari awal hingga akhir, semoga apa yang didapat dalam Bimtek ini bisa dipraktekkan di tempat kerja dan bermanfaat untuk lembaga kita karena tujuan dilaksanakannya kegiatan ini selain meningkatkan kualitas dan akuntabilitas penyajian pengelolaan dan laporan keuangan operasional haji juga diharapkan dapat menjalin hubungan silahturrahim dan kerjasama antara pengelola keuangan baik Kanwil, Kabupaten Kota dan dengan Kasi di daerah dan Subkor di Provinsi sehingga pelayanan Haji ke depannya lebih baik lagi.[DW]