H. Irwan : Pekerjaan Seorang Profesional Itu Terukur dan Terstruktur

H. Irwan : Pekerjaan Seorang Profesional Itu Terukur dan Terstruktur

Lima puluh Kota, Humas -- Pekerjaan seorang profesional itu terukur dan terstruktur. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota, H. Irwan, saat menjadi pembina Apel Pagi di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota, Senin (5/12)

Bertempat di halaman kantor setempat, kepala kantor menyebut, seribu alasan tidak akan menyelesaikankan masalah karena dia telah terlewatkan. Maka bekerja secara profesional akan mengurangi resiko masalah dalam bekrja. Kepala kantor menyebut, resiko dapat dikurangi dengan membuat perencanaan yang terkukur dan terstruktur.

Selanjutnya kepala kantor membeberkan lima kenyataan yang harus diterima  dalam menjalani kehidupan, yaitu yang pertama adalah semua yang ada hanyalah sementara. Kepala kantor mengingatkan agar apapun yang dimiliki tidak akan digenggam selamanya. Adakalanya semua akan terlepas. Maka kepala kantor mengajak untuk melaksanakan semua pekerjaan secara berkualitas demi lembaga, keluarga, dan masyarakat.

“Yang ke dua adalah , perubahan pasti akan terjadi. Tidak ada yang abadi dan semua pasti akan berubah. Perubahan dan perbaikan  ini harus kita sesuaikan dengan kehidupan kita. Yang abadi itu hanyalah perubahan itu sendiri. Termasuk perubahan dalam lembaga, regulasi yang terbaru harus disesuaikan dan diikuti. Insya Allah kita akan aman dalam bekerja selama dalam koridor yang ditetapkan,” lanjut kepala kantor.

Yang ke tiga yang harus diterima dalam kenyataan hidup adalah bahwa manusia tidak bisa memastikan hari esok. Dengan hal ini kepala kantor mengajak seluruh ASN nya untuk mempersiapkan bekal menuju kampung akhirat kelak. Kematian yang merupakan ending dari kehidupan selayaknya harus dibekali amal saleh yang dapat dilakukan disisa umur yang masih ada.

“Yang ke empat adalah, bahwa kita tidak ada yang sempurna. Lakukan apa saja dalam keadaan ketidaksempurnaan kita. Hanya Allah yang maha sempurna. Buktikan dalam bekerja, bahwa kita bisa berbuat meski dalam ketidaksempurnaan. Luruskan niat dan bekerjalah dengan ikhlas,” urai kepala kantor.

“Dan yang terakhir yang harus kita terima dalam kehidupan ini adalah, bahwa perubahan diri harus dimulai dari diri sendiri. Tidak ada yang dapat mengubah kita kecuali diri kita sendiri. Maka mari abdikan diri kita untuk lembaga. Bekerja lebih mulai dari diri sendiri. Jangan hanya mengharapkan gaji tanpa mau mengubah diri ke arah yang lebih baik. Bekerjalah dengan jujur agar diberkahi oleh Allah. Karena sesuatu yang tidak berkah akan menimbulkan masalah dalam segala segi kehidupan,” tutup kepala kantor.(Nina)