Padang, Humas--Mengawali tahun 2026, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat menegaskan pentingnya soliditas dan kesiapan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menghadapi program dan tantangan ke depan.
Hal tersebut disampaikan Kakanwil saat memberikan pembinaan kepada seluruh ASN Kanwil Kemenag Sumbar yang digelar di Aula AB I, Senin (5/1). Hadir Kepala Bagian TU, Edison, seluruh Kabid, Pembimas dan ASN Kanwil Kemenag Sumbar
Dengan kekuatan 278 ASN, Kakanwil menilai jajaran Kanwil Kemenag Sumbar memiliki modal sumber daya manusia yang memadai untuk melangkah lebih baik pada tahun 2026, setelah melalui berbagai dinamika pelaksanaan program sepanjang 2025.
Dalam arahannya, Kakanwil menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh ASN Kanwil Kemenag Sumbar yang selama tahun 2025 telah bekerja keras, saling berkoordinasi, dan bahu-membahu dalam melaksanakan program kerja.
Menurutnya, secara umum pelaksanaan program tahun 2025 dapat berjalan dengan baik, meskipun tidak terlepas dari berbagai tantangan.
“Program yang telah kita laksanakan tentu perlu evaluasi. Tidak ada program yang sempurna seratus persen. Evaluasi adalah sebuah keniscayaan agar ke depan kita bisa melangkah lebih baik,” ujarnya.
Kakanwil menekankan pentingnya evaluasi kinerja secara berjenjang, sesuai tugas dan fungsi masing-masing, termasuk menilai capaian kontrak kinerja serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi selama tahun berjalan.
Ia mengajak seluruh ASN untuk melakukan muhasabah dan introspeksi diri sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kinerja di tahun 2026.
“Harapan kita, tahun 2026 harus lebih baik dari 2025. Dan itu hanya bisa dicapai jika evaluasi dilakukan secara jujur dan menyeluruh,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil juga menyinggung sejumlah capaian strategis tahun 2025, di antaranya pembangunan empat proyek SBSN untuk madrasah dan KUA, serta pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang telah rampung dan memasuki tahap PHO. Ia berharap pada tahun 2026, program SBSN kembali dapat dialokasikan untuk Provinsi Sumatera Barat.
Selain evaluasi program, Kakanwil mengingatkan pentingnya akuntabilitas pengelolaan anggaran, khususnya penyelesaian administrasi dan pertanggungjawaban keuangan tahun 2025.
Ia meminta seluruh jajaran untuk bersama-sama menuntaskan SPJ dan laporan tahunan agar tidak menjadi beban di tahun berjalan.
“Kita sudah meninggalkan tahun 2025, tapi tanggung jawab administrasi harus kita selesaikan bersama. Jangan sampai menumpuk dan justru menyulitkan kita sendiri,” pesannya.
Melalui kegiatan pembinaan ini, Kakanwil berharap seluruh ASN Kanwil Kemenag Sumbar semakin solid, profesional, dan siap menjalankan program-program strategis pada tahun 2026, dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab yang kuat.