Kanwil Kemenag Sumbar Lepas ASN Bermigrasi dalam Apel Senin Pagi

Di bawah rintik hujan pagi, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat tetap meneguhkan komitmennya dalam menjaga disiplin dan pengabdian aparatur sipil negara melalui apel upacara bendera yang digelar di Aula Amal Bhakti I Kanwil Kemenag Sumbar, Senin (12/1/2026). Apel yang dipindahkan dari halaman kantor akibat cuaca tersebut dirangkaikan dengan penyerahan Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang migrasi ASN ke Kementerian Haji dan Umrah serta Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), sekaligus penyerahan hadiah perlombaan internal dalam rangka Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama. Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumbar, Edison.

Dalam amanatnya, Edison menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya rangkaian kegiatan HAB ke-80 yang dinilainya berjalan dengan baik berkat kerja kolektif seluruh jajaran. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukan hasil kerja individu, melainkan buah dari kekompakan dan kebersamaan.

“Ini bukan kerja satu dua orang, tapi kerja tim. Semua penilaian disempurnakan satu per satu dan penutupannya luar biasa,” ujar Edison.

Ia juga menyematkan pesan Kakanwil Kemenag Sumbar yang mengapresiasi pelaksanaan berbagai kegiatan, mulai dari upacara, perlombaan, gerak jalan, hingga rangkaian doa dan zikir, yang dinilai semakin meningkatkan kualitas penyelenggaraan HAB di lingkungan Kanwil Kemenag Sumbar ditengah duka bencana yang menyelimuti beberapa wilayah di Sumatera Barat. Menurutnya, capaian ini harus menjadi pijakan untuk mengemas kegiatan yang lebih baik dan berkualitas di masa mendatang.

Lebih lanjut, Edison juga menyampaikan sejumlah agenda strategis Kanwil Kemenag Sumbar pada awal tahun 2026, termasuk kedatangan sejumlah pimpinan pusat Kementerian Agama ke Sumatera Barat. Ia menginformasikan bahwa Direktur Pemberdayaan KUA serta Pelaksana Tugas Direktur PENAIS, Ahmad Zayadi, telah berada di Padang, disusul kedatangan Tenaga Ahli Menteri Agama RI, Iswandi Syahputra, yang dijadwalkan memberikan pembinaan terkait penanganan bencana dan penguatan lingkungan hijau di Sumatera Barat. Ia juga menekankan pentingnya percepatan pelaporan kinerja melalui aplikasi E-Kinerja dan SIPKAR sebagai bentuk akuntabilitas dan tanggung jawab institusi.

Momentum apel pagi tersebut juga menjadi ruang refleksi emosional dengan diberikannya kesempatan kepada Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat, M. Rifki, yang secara khusus menyampaikan pesan perpisahan seiring dengan proses migrasi ASN dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji dan Umrah. 

Dalam pernyataan yang sarat makna, Rifki mengenang perjalanan panjang pengabdiannya di Kanwil Kemenag Sumbar sejak 1998. “Lebih dari 20 tahun kami tumbuh dan dibentuk di lingkungan Kementerian Agama ini. Banyak nilai, pembelajaran, dan prestasi yang kami ukir bersama,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa segala capaian yang diraihnya tidak terlepas dari lingkungan kerja yang suportif dan tim yang solid di Kanwil Kemenag Sumbar. Dengan penuh kerendahan hati, Rifki juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran apabila selama bertugas terdapat sikap atau tutur kata yang kurang berkenan. “Kami pergi bukan tanpa batasan, dan kami tahu mungkin ada hati yang pernah tergores tanpa sengaja,” ujarnya.

Rifki menekankan bahwa meskipun secara struktural berpindah tugas, secara nilai dan pengabdian, Kementerian Agama akan tetap hidup dalam setiap langkahnya. Ia bahkan membuka peluang kerja sama lanjutan, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji yang akan dimulai pada April mendatang. “Kementerian Haji lahir dari Kementerian Agama. Kita boleh berpisah dalam tugas, tapi tidak pernah berpisah dalam doa,” katanya, menutup sambutan dengan pantun penuh makna yang disambut haru peserta apel.

Sementara itu, Kepala Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Sumatera Barat, Ikrar Abadi, dalam kesempatan yang sama menegaskan komitmen BPJPH untuk terus bersinergi dengan Kanwil Kemenag Sumbar dalam penguatan ekosistem halal di daerah. “Kami akan terus meminta dukungan dan kerja sama Kementerian Agama, karena tugas halal ini bukan hanya untuk umat Islam, tetapi juga menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya. Menurutnya, jaminan produk halal merupakan wujud nyata moderasi beragama yang inklusif dan berkeadilan.

Apel pagi tersebut dihadiri oleh para Kepala Bidang, Pembimas, Ketua Tim Kerja, Jabatan Fungsional Tertentu (JFT), Jabatan Fungsional Umum (JFU), CPNS di lingkungan Kanwil Kemenag Sumbar, perwakilan Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Barat, BPJPH Sumbar, serta mahasiswa Praktik Lapangan (PL).


Editor: Risna
Fotografer: Zul