Bukittinggi, Humas--Kementerian Agama Kota Bukittinggi menggelar serangkaian kegiatan di penghujung Ramadhan 1446 H. Acara ini berlangsung pada Kamis, 20 Maret 2025, bertempat di Aula Kantor Kemenag Kota Bukittinggi.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Ny. El Eri Iswandi, dan Kepala Subbagian Tata Usaha, Hj. Tri Andriani Djusair.
Dalam acara tersebut, hadir pula seluruh Kepala Seksi, Penyelenggara, Pengawas, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Kepala Madrasah, dan Kaur Tata Usaha serta Penyuluh dan Penghulu di lingkungan Kantor Kemenag Kota Bukittinggi. Selain itu, beberapa tamu undangan juga hadir, yaitu Lola Anggraini (Area Consumer Financing Manager Padang) dan Basrah Siregar (Branch Manager Bukittinggi Pasar Aur) beserta rombongan.
Acara diawali dengan kegiatan khataman Al-Qur'an yang dilakukan oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kota Bukittinggi. Khataman ini menjadi salah satu bentuk ibadah dan refleksi keagamaan di akhir bulan Ramadhan. Dengan penuh khusyuk, seluruh peserta mengikuti jalannya khataman yang berlangsung lancar.
Usai khataman, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Kementerian Agama Kota Bukittinggi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI). Kerjasama ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara lembaga keagamaan dan lembaga keuangan dalam rangka mendukung program-program pengembangan agama dan pelayanan kepada masyarakat.
Menjelang berbuka puasa, seluruh peserta kegiatan mengikuti kajian Nuzul Qur'an yang disampaikan oleh Buya H. Alizar Chan Datuak Sindo Nan Tongga. Dalam kajian tersebut, Buya Alizar mengupas makna penting dari turunnya Al-Qur'an sebagai petunjuk hidup umat manusia. Ia juga mengingatkan umat untuk terus mengamalkan ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah.
Selama acara berlangsung, suasana sangat khidmat dan penuh rasa kebersamaan. Menjelang waktu berbuka, peserta pun bersiap untuk berbuka puasa bersama. Dalam kesempatan ini, Kemenag Kota Bukittinggi juga menggelar program sosial bertajuk Kemenag Berbagi dan DWP Berbagi yang merupakan bagian dari kepedulian lembaga kepada sesama.
Melalui program Kemenag ini, bantuan disalurkan kepada tiga orang pegawai kontrak di lingkungan Kantor Kemenag Kota Bukittinggi. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban mereka, terutama di penghujung bulan ramadhan dan menyambut idul fitri.
Setelah berbuka puasa, kegiatan ditutup dengan makan bersama usai melaksanakan shalat Maghrib. Kegiatan ini semakin mempererat tali silaturahmi antara seluruh pegawai dan tamu undangan yang hadir.
Kepala Kemenag Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap agar seluruh rangkaian kegiatan dapat membawa berkah dan kebaikan bagi seluruh warga Kemenag Kota Bukittinggi. Ia juga mengapresiasi kerjasama yang terjalin antara Kemenag Kota Bukittinggi dengan berbagai pihak, termasuk BSI, yang semakin memperkuat program-program sosial dan keagamaan.
Di akhir acara, Kakan Kemenag Kota Bukittinggi kembali mengingatkan kepada seluruh ASN agar terus menjaga kualitas ibadah dan pelayanan kepada masyarakat.
"Semoga kegiatan ini dapat memberi kita semua kekuatan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, dan Ramadhan kali ini menjadi titik tolak untuk peningkatan ibadah di bulan-bulan berikutnya," harap H. Eri Iswandi
Sementara itu, Ketua DWP Ny. El Eri Iswandi juga menyampaikan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan serta bersama meringankan beban keluarga Kemenag yang membutuhkan.
"Kami berharap kegiatan berbagi seperti ini bisa memberikan manfaat langsung kepada yang membutuhkan, khususnya bagi mereka yang bekerja di Kemenag yang juga membutuhkan perhatian lebih," ujarnya.
Kegiatan penghujung Ramadhan ini mendapatkan sambutan positif dari seluruh peserta yang hadir. Selain sebagai ajang mempererat ukhuwah, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk merenung dan memperbaiki diri sebelum memasuki bulan Syawal. Dalam suasana penuh kebersamaan, kegiatan ini menambah semangat untuk terus menjaga tali persaudaraan dan memperkuat keimanan.
(Andreas)