Kemenag Sumbar Kerahkan Ratusan ASN untuk Membantu Korban Banjir dan Longsor

Padang, Humas--Seminggu pascabanjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat, solidaritas aparatur kembali terlihat. Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat  turun langsung membantu rekan-rekan mereka yang terdampak musibah.

Ratusan ASN ini dilepas Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Mustafa, didampingi Kabag TU Edison, para Kepala Bidang, serta para Pembimas, Rabu (2/12/2025). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan program Berseri, salah satu inovasi dari Asta Protas Kementerian Agama.

Kakanwil Mustafa turut hadir ke lokasi bencana. Ia menyebut keikutsertaan ASN ini bukan sekadar aksi turun tangan, tetapi bentuk nyata kepedulian kepada sesama, khususnya kepada ASN Kemenag yang menjadi korban.

“Secara maraton kita sudah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan enam daerah yang terdampak. Saya berterima kasih kepada Bapak–Ibu semua yang ikut berpartisipasi. Mari kita wakafkan tenaga, pikiran, dan energi untuk membantu sahabat-sahabat kita,” ajak Mustafa.

Mustafa mengaku terharu saat melihat langsung kondisi para ASN yang terdampak. “Kemarin kami berkeliling di Kota Padang. Ada ASN kita yang rumahnya tertimbun pasir hingga 1,5 meter. Bahkan ada yang hanya tersisa pakaian yang dipakai di badan. Selebihnya habis,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi ini mengingatkan pentingnya rasa empati di antara sesama ASN. “Jika ada di antara kita yang tidak terdampak, maka saat inilah solidaritas itu diuji,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa aksi solidaritas kali ini menjadi wujud konkret pelaksanaan program Berseri, yang biasanya berupa kegiatan kebersihan rutin, namun kini diarahkan khusus ke rumah-rumah ASN yang menjadi korban banjir.

“Kami berterima kasih kepada Bapak–Ibu yang telah mengagendakan kegiatan ini. Semua program yang telah dilaunching oleh Pak Menteri kita ikuti, termasuk inovasi-inovasi lanjutan Asta Protas. Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat dan bagi kawan-kawan kita di Kementerian Agama,” jelasnya.

Mustafa menegaskan bahwa tidak ada satu pun yang menginginkan bencana, namun inilah takdir yang harus dihadapi bersama. Ia menyebut tiga provinsi terdampak—Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat—dan di Sumbar sendiri terdapat enam daerah yang terimbas.

“Dengan niat ikhlas kita bersama, semoga ini menjadi amal ibadah dan semakin memperkuat rasa persaudaraan di antara kita. Semoga ke depan kita makin solid dan bersinergi,” tutupnya.


Editor: Risna
Fotografer: Humas