Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Terima Silaturahmi dan Audiensi Pokja Majelis Taklim Provinsi Sumatera Barat

Padang, Humas - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Mustafa, menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi Kelompok Kerja (Pokja) Majelis Taklim Provinsi Sumatera Barat di ruang kerjanya, Selasa sore. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat ukhuwah, sebagai wujud penguatan sinergi antara Kementerian Agama dan masyarakat pembina majelis taklim.

Audiensi ini dihadiri oleh jajaran pengurus Pokja Majelis Taklim Provinsi Sumatera Barat, tokoh-tokoh majelis taklim, serta perwakilan unsur terkait. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam membina umat melalui majelis taklim sebagai basis pendidikan keagamaan nonformal.

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Mustafa, menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas kesempatan untuk dapat bertatap muka, meskipun pertemuan ini sempat tertunda karena berbagai kondisi. Ia menegaskan bahwa silaturahmi merupakan energi penting dalam memperkuat kebersamaan dan kolaborasi.

Mustafa mengapresiasi inisiatif Pokja Majelis Taklim yang terus berupaya memperkuat eksistensi majelis taklim di Sumatera Barat. Menurutnya, majelis taklim memiliki peran strategis dalam membumikan nilai-nilai keislaman, memperkokoh akhlak, serta memperkuat moderasi beragama di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, dibahas pula berbagai regulasi yang menjadi dasar pembinaan majelis taklim, termasuk petunjuk pelaksanaan terkait pengelolaan dan pembinaan kelompok majelis taklim. Hal ini dinilai penting agar aktivitas majelis taklim berjalan terarah, tertib administrasi, dan sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama.

Kepala Kanwil menekankan bahwa kejelasan regulasi akan memperkuat legitimasi majelis taklim, baik dalam pembinaan, pengukuhan kepengurusan, maupun dalam pelaksanaan program-program keumatan. Ia mendorong agar Pokja Majelis Taklim aktif melakukan sosialisasi regulasi tersebut hingga ke tingkat kabupaten dan kota.

Dalam dialog yang berlangsung interaktif, turut dibahas mekanisme pengukuhan dan pelantikan kepengurusan majelis taklim. Mustafa menyampaikan pentingnya merujuk pada ketentuan yang berlaku agar setiap proses kelembagaan berjalan sesuai juknis dan tidak menimbulkan keraguan di lapangan.

Mustafa juga menyadari adanya keterbatasan anggaran dalam mendukung seluruh program pembinaan majelis taklim. Namun demikian, ia menegaskan bahwa keterbatasan tersebut tidak boleh menjadi penghalang untuk terus bergerak, berinovasi, dan memperluas jejaring kemitraan.

“Kondisi yang ada jangan sampai mematahkan semangat. Justru ini harus menjadi pemicu untuk mencari celah, peluang, dan mitra strategis agar program-program majelis taklim tetap berjalan dan berkembang,” ujar Mustafa di hadapan peserta audiensi.

Ia mendorong Pokja Majelis Taklim untuk membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah, ormas Islam, dunia usaha, maupun mitra sosial lainnya. Menurutnya, sinergi lintas sektor akan memperkuat keberlanjutan program dan memperluas manfaat bagi umat.

Dalam audiensi tersebut juga dibahas pentingnya penguatan peran penyuluh agama, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, sebagai mitra strategis majelis taklim. Penyuluh diharapkan menjadi penghubung program pembinaan Kementerian Agama dengan aktivitas majelis taklim di tengah masyarakat.

Mustafa menekankan bahwa majelis taklim merupakan wadah yang sangat dekat dengan umat, sehingga potensial menjadi garda terdepan dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menyejukkan, toleran, dan mencerdaskan.

Ia juga mengajak jajaran Kemenag kabupaten dan kota untuk tidak menunggu semata dukungan dari pusat atau provinsi, tetapi proaktif membangun inisiatif lokal, merancang program kreatif, dan menghidupkan majelis taklim sebagai pusat pembelajaran umat.

Perwakilan Pokja Majelis Taklim Provinsi Sumatera Barat menyampaikan apresiasi atas sambutan dan arahan Kepala Kanwil. Mereka menilai dukungan Kanwil Kemenag Sumbar menjadi penguat moral dan organisatoris bagi pengembangan majelis taklim di seluruh daerah.

Audiensi ini diharapkan menjadi titik awal penguatan koordinasi dan komunikasi antara Pokja Majelis Taklim dengan Kanwil Kemenag Sumbar, khususnya dalam penyusunan program kerja, pembinaan kelembagaan, dan pengembangan kapasitas majelis taklim.

Menutup pertemuan, Mustafa kembali menegaskan komitmen Kanwil Kemenag Sumbar untuk terus membersamai gerak langkah majelis taklim. Ia berharap majelis taklim di Sumatera Barat semakin berdaya, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam membentuk masyarakat religius, moderat, dan berakhlak mulia.

Silaturahmi dan audiensi ini pun ditutup dengan suasana penuh keakraban, doa bersama, serta tekad untuk terus memperkuat sinergi demi kemajuan pembinaan keagamaan di Ranah Minang


Editor: Vera
Fotografer: Zul