Perdana, Kemenag Sumbar Luncurkan Program BERANI Benahi Rumah Penjual Kue

Padang, Humas – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat kembali menghadirkan inovasi sosial keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Melalui program “BERANI” (Benah Rumah, Bina Penghuni), Kemenag Sumbar menggandeng berbagai pihak untuk membantu mewujudkan masyarakat kurang mampu agar memiliki hunian yang lebih layak sekaligus menjadi wadah pembinaan spiritual dan ekonomi umat.

Program yang digagas Kanwil Kemenag Sumbar ini diluncurkan perdana di Kecamatan Pauh, Kota Padang, dengan penerima manfaat pertama, Ibu Ismawati,  seorang warga yang selama ini berjuang menghidupi keluarga melalui usaha kuliner rumahan, Selasa (11/11/2025).

Plt. Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Edison, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak yang turut mendukung terlaksananya program ini.

“Kami sangat senang dan bersyukur atas terlaksananya kegiatan ini. Program Berani adalah tindak lanjut dari Asta Protas Menteri Agama Republik Indonesia dalam pemberdayaan ekonomi umat, memperkuat kerukunan, serta menumbuhkan cinta kemanusiaan melalui pelayanan keagamaan yang berdampak dan berorientasi pada ekoteologi,” ungkap Edison.

Lebih lanjut Edison menjelaskan bahwa Berani tidak hanya fokus pada aspek fisik berupa pembenahan rumah tidak layak huni, tetapi juga menyentuh aspek spiritual, sosial, dan ekonomi penghuninya.

“Rumahnya dibenahi, penghuninya dibina. Ada pelatihan spiritual, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi melalui zakat produktif yang dikelola oleh BAZNAS. Harapannya, penerima manfaat bukan lagi menjadi mustahik, tapi kelak menjadi muzaki,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, Anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi PKB, Ketua BAZNAS Provinsi dan Kota Padang, Kepala Kankemenag Kota Padang, Camat Pauh, serta perangkat kelurahan setempat. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Senada, Kepala Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Sumbar, Abrar Munanda, selaku penggagas program. Abrar menjelaskan filosofi dan tujuan besar program ini.

"Kita memajangnya Benah Rumah, Bina Penghuni karena tidak sekedar memperbaiki fisik rumah, tapi juga membenahi kehidupan penghuninya. Kata benah kita pilih karena lebih fleksibel dan menyesuaikan kemampuan anggaran maupun kebutuhan di lapangan. Tidak harus semuanya baru, tapi kita maksimalkan potensi yang ada," jelas Abrar.

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial keagamaan, Kanwil Kemenag Sumbar mengalokasikan dana sebesar Rp20 juta per rumah yang bersumber dari zakat keluarga besar ASN Kemenag melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kanwil Kemenag Sumbar, bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi.

Abrar juga menekankan pentingnya sinergi dan partisipasi masyarakat dalam menyukseskan program ini.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Oleh karena itu, kami mengajak BAZNAS, Dinas Sosial, DPRD, camat, lurah, RT dan RW, hingga penyuluh agama untuk bersama-sama mengawal program ini. Bahkan, kami membuka ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam bentuk bahan bangunan bekas yang masih layak pakai. Satu lembar seng bekas pun sangat berarti,” tuturnya.

Program Berani salah menjadi satu bentuk kontribusi nyata Kemenag dalam mendukung penurunan angka kemiskinan ekstrem dan memperkuat moderasi beragama di Sumatera Barat.

“Kita ingin rumah ini bukan hanya tempat tinggal, tapi juga tempat belajar Al-Qur'an, tempat berkumpulnya masyarakat untuk saling menguatkan. Kita ingin rumah ini menjadi rumah bercahaya,” imbuh Abrar.

Sementara itu, data awal Kanwil Kemenag Sumbar mencatat sebanyak 118 rumah di kabupaten/kota se-Sumatera Barat telah diidentifikasi sebagai sasaran program Berani. Setiap rumah akan menjadi pusat pelatihan keagamaan bagi sekitar 20 kepala keluarga (KK) di sekitarnya, sehingga total terdapat lebih dari 3.600 KK yang akan diberdayakan melalui kegiatan ini.

Menutup Seremoninya, Plt. Kakanwil H. Edison menegaskan bahwa kerja sosial ini merupakan bagian dari ibadah dan tanggung jawab spiritual ASN Kemenag.

"Kita bekerja bukan hanya untuk dunia, tapi juga untuk akhirat. Dengan kebersamaan, tidak ada yang berat. Tidak ada lurah yang dalam, tidak ada bukit yang tinggi kalau kita bersama-sama. Semoga program Berani ini membawa keberkahan bagi kita semua," mengakhiri sebelum memimpin pembukaan program dengan pembacaan Basmallah.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, Kemenag Sumbar berkomitmen menjadikan program “Berani” sebagai gerakan sosial berkelanjutan menebar keberkahan, menumbuhkan kemandirian, dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat. (Aqib)


Editor: Risna
Fotografer: Aqib Sofwandi