Limapuluh Kota, Humas – Usai dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Limapuluh Kota, H. Irwan, pada Sabtu (31/1), kegiatan Pekan Orahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) Ke-VI Tingkat Kabupaten Limapuluh Kota Tahun 2026 langsung dimulai.
Dari 13 kecamatan yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota, 11 kecamatan diantaranya ikut ambil bagian dari ajang dua tahunan ini. Porsadin tahun 2026 merupakan wadah mempersiapkan santri menuju Porsadin tingkat provinsi dan nasional. Mereka yang berkompetisi hari ini adalah santri yang meraih peringkat terbaik di masing-masing kecamatan.
“Porsadin adalah program unggulan diniyah yang digelar dari kecamatan hingga nasional. Alhamdulillah Kabupaten Limapuluh Kota selalu menyelenggarakan setiap dua tahun, dan selalu mengutus perwakilan di tingkat provinsi maupun nasional,” jelas Ketua FKDT, H. Muhammad Irdamsyah, di sela kegiatan.
Irdamsyah menambahkan, untuk tahun ini tercatat ada 165 santri yang ikut berkompetisi. Mereka turun dalam 13 cabang perlombaan. Pesertanya berasal dari 11 kecamatan dari 13 kecamatan yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota. Dua kecamatan diantaranya memang belum memiliki MDTA.
Irdamsyah melanjutkan, untuk cabang perlombaan tahun ini ada yang berubah dari tahun sebelumnya. Cabang perlombaan, yaitu Tenis Meja Ganda dan Badminton Ganda diganti menjadi Tenis Meja Single dan Badminton Single. Selain itu juga ada penambahan cabang perlombaan, yaitu Azan dan Shalawat.
“Empat cabang ini yang membedakan dengan tahun sebelumnya. Selain itu juga ada cabang yang dihilangkan, yaitu Cabang Catur. Selebihnya cabangnya sama,” jelas Irdamsyah.
Selanjutnya Irdamsyah menjelaskan, untuk venue perlombaan ada tiga Lokasi, yaitu Kantor Kementerian Agama, Aula IPHI, dan Lapangan Kodim Harau. Semua venue sudah diketahui masing-masing official dari kecamatan. Antusia santri jelas terlihat dari mulai pembukaan hingga perlombaan berlangsung.
165 santri yang ikut ambil bagian pada Porsadin Ke-VI Tahun 2026 ini, mereka akan berkompetisi dalam 13 cabang perlombaan, yaitu, Tahfiz Juz Amma, Cerdas Cermat Diniyah, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Arab, MTQ, Murattal Wal Imlak, Kaligrafi, Puisi Islami, Lari Sprint 100 m, Badminton Single, Tenis Meja Single, Shalawat, dan Azan.
Menutup keterangannya, Irdamsyah mengatakan, pada Porsadin Tingkat Nasional Tahun 2024, ada lima santri diniyah dari Kabupaten Limapuluh Kota mewakili Provinsi Sumatera Barat di tingkat nasional, yaitu cabang Cerdas Cermat Diniyah, Catur, dan Puisi Islam. Irdamsyah berharap santrinya juga Berjaya di tingkat porvinsi dan nasional nantinya. Porsadin Tingkat Provinsi Sumatera Barat diagendakan pada Bulan Juni 2026, sementara untuk tingkat nasional pada Bulan November 2026, di Semarang.(Nina)