PPPKA Tegaskan Peran Pensiunan sebagai Pondasi Pembangunan Kementerian Agama

Padang — Pengukuhan Pengurus Persatuan Persaudaraan Pensiunan Kementerian Agama (PPPKA) Provinsi Sumatera Barat menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali nilai-nilai pengabdian yang telah dibangun para pendahulu. Para pensiunan dinilai sebagai pondasi utama perjalanan dan kemajuan Kementerian Agama Sumatera Barat hingga hari ini.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Mustafa, dalam kegiatan pengukuhan PPPKA yang digelar bersamaan dengan rangkaian peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama, Rabu (7/1/2025), di Aula Amal Bhakti I Kanwil Kemenag Sumbar.

Mustafa menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para mantan Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat yang telah menorehkan jejak pengabdian luar biasa dan menjadi fondasi kokoh bagi institusi hingga saat ini.

“Para pendahulu kami adalah pondasi utama perjalanan Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat. Tanpa mengurangi jasa pihak lain, kontribusi para mantan Kakanwil telah menjadi pijakan penting yang manfaatnya masih kita rasakan bersama,” ujar Mustafa.

Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Dalimi Abdullah atas peran besarnya dalam membangun dan menata Kementerian Agama Sumatera Barat. Di bawah kepemimpinannya, Kanwil Kemenag Sumbar berhasil ditetapkan sebagai salah satu embarkasi–debarkasi haji di Indonesia, sebuah capaian strategis dan bersejarah bagi keluarga besar Kementerian Agama di daerah.

Apresiasi juga disampaikan kepada Ismail Usman yang dinilai berhasil menanamkan nilai-nilai kerukunan umat beragama secara nyata dan membumi. Mustafa menyebut, pada masa kepemimpinan Ismail Usman, Sumatera Barat mencatat sejarah sebagai salah satu daerah rukun nasional, ditandai dengan pelaksanaan Gerak Jalan Kerukunan yang tercatat dalam Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

“Ini bukan sekadar prestasi, tetapi simbol kuatnya persatuan dan harmoni yang menjadi ruh Kementerian Agama,” ungkapnya.

Penghargaan selanjutnya diberikan kepada Salman K. Memed atas prestasi gemilang yang mengharumkan nama Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat di tingkat nasional. Pada 2017, di bawah kepemimpinannya, Kanwil Kemenag Sumbar berhasil meraih dua penghargaan nasional yang diserahkan langsung di Jakarta.

Pada kesempatan tersebut, Mustafa juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para sesepuh Kementerian Agama yang tergabung dalam PPPKA dan kini dikukuhkan sebagai senior sekaligus penasihat moral bagi jajaran Kementerian Agama yang masih aktif.

“Kehadiran para senior PPPKA bukan hanya simbol kekuatan sejarah, tetapi juga sumber kearifan, keteladanan, dan penjaga nilai-nilai pengabdian kami. Kami berharap bimbingan dan nasihat para sesepuh senantiasa menyertai langkah kami dalam melanjutkan estafet pengabdian ini,” tuturnya.

Ia berharap seluruh amal jasa dan pengabdian para pendahulu menjadi amal jariah yang pahalanya terus mengalir serta menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menjaga marwah dan kehormatan Kementerian Agama.

Menutup sambutannya, Mustafa mengajak pengurus dan anggota PPPKA untuk terus membangun koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi dengan jajaran Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat.

“Kami adalah anak-anak yang lahir dari proses pengkaderan para senior. Keberhasilan kami adalah keberhasilan Bapak dan Ibu semua. Karena itu, kami sangat berharap arahan, pengalaman, dan nasihat agar bersama-sama membawa Kementerian Agama ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.

Melalui pengukuhan PPPKA ini, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat menegaskan bahwa pengabdian tidak pernah berakhir oleh batas usia dan masa tugas. Ia terus hidup dalam nasihat, keteladanan, dan nilai-nilai yang diwariskan para pendahulu.

Dengan merawat kebersamaan lintas generasi, Kementerian Agama berharap langkah ke depan senantiasa berpijak pada kebijaksanaan masa lalu, bergerak mantap menuju masa depan yang lebih bermakna bagi umat dan bangsa. rina


Editor: Risna
Fotografer: -