Solok, Humas--Kelompok Kerja Kepala Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Sumatera Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di MTsN 6 Solok, Selasa (13/2/2025). Kegiatan ini diikuti kepala MTsN se-Sumatera Barat, sebagai upaya memperkuat konsolidasi dan meningkatkan kualitas pengelolaan madrasah.
Rakor dibuka Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Mustafa, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Hendri Pani Dias, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok Zulkifli, Ketua KKMTs Sumbar Ramli, serta Kepala MTsN 6 Solok Harnofa Triza.
Dalam kesempatan itu, Kakanwil menegaskan bahwa KKMTs merupakan wadah profesional bagi kepala madrasah, khususnya MTs, untuk saling berbagi pengalaman, berdiskusi, dan meningkatkan kompetensi, terutama dalam manajemen kurikulum dan pengembangan mutu pendidikan.
Menurutnya, stigma lama yang memandang forum-forum kerja madrasah hanya sebatas ajang diskusi tanpa hasil harus ditinggalkan. Saat ini, KKMTs diharapkan menjadi ruang strategis yang melahirkan gagasan, kesepakatan, dan solusi konkret bagi persoalan yang dihadapi madrasah.
“Kehadiran dalam forum seperti ini sangat penting. Di sinilah tempat kita berdiskusi, menyamakan persepsi, dan mencari solusi bersama atas berbagai persoalan yang muncul di madrasah masing-masing,” ujarnya.
Ia menekankan, hampir seluruh madrasah menghadapi tantangan yang relatif serupa. Karena itu, dibutuhkan kebijakan dan keputusan bersama agar tidak terjadi perbedaan perlakuan pada kasus yang sama. Forum KKMTs dinilai tepat untuk merumuskan langkah kolektif tersebut.
Lebih lanjut, Kakanwil menyampaikan bahwa tantangan pendidikan saat ini semakin besar. Madrasah dituntut untuk mampu bersaing dan beradaptasi dengan dinamika zaman, sekaligus terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Dalam konteks tersebut, kepala madrasah memiliki peran strategis sebagai manajer lembaga. Fokus kepala madrasah saat ini bukan lagi pada tugas mengajar, melainkan pada penguatan visi, misi, kebijakan, serta pengembangan madrasah secara berkelanjutan.
“Untuk menghasilkan pengelolaan yang maksimal, tidak bisa tidak, kita harus memperkuat komunikasi, koordinasi, kolaborasi, dan sinergi, baik antar madrasah maupun lintas instansi,” tambahnya.
Melalui Rakor KKMTs ini, Kakanwil berharap kepala MTs di Sumatera Barat dapat semakin solid dan mampu melahirkan madrasah yang unggul, berdaya saing, serta mampu menjawab tantangan pendidikan ke depan secara bersama-sama.