Padang, Humas - Pasca pelaksanaan tarhib Ramadan yang digelar Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Sumbar melanjutkan kegiatan dengan pertemuan rutin bulanan yang dirangkai dengan silaturahmi menyambut bulan suci Ramadan. Kegiatan berlangsung di Aula Amal Bhakti 1, Jum'at (13/2/2026)
Momentum ini terasa pas. Setelah mengikuti rangkaian tarhib bersama jajaran Kanwil, para pengurus dan anggota DWP tidak langsung bubar. Mereka berkumpul kembali dalam forum internal untuk memperkuat kebersamaan sekaligus membicarakan langkah ke depan.
Ketua DWP Kanwil Kemenag Sumbar, Ny. Nursofia Mustafa, membuka pertemuan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengingatkan bahwa Ramadan bukan hanya soal ibadah pribadi, tetapi juga tentang memperbaiki hubungan dengan sesama.
“Memasuki bulan suci Ramadan, mari kita buka pintu maaf di antara kita. Semoga kita diberi usia panjang dan rezeki yang halal dan melimpah,” ujarnya di hadapan anggota yang hadir.
Ia juga menyinggung pentingnya menjaga kekompakan organisasi. Menurutnya, pertemuan bulanan tidak boleh hanya menjadi rutinitas, tetapi harus menjadi ruang bertemu, berdiskusi, dan saling menguatkan.
Mulai bulan ini, ia berharap pertemuan rutin bisa berjalan konsisten. Anggota baru maupun yang selama ini belum aktif diharapkan bisa ikut bergabung. Undangan resmi akan dikeluarkan oleh Ketua DWP dan diketahui oleh Pembina agar kehadiran lebih tertata.
“Organisasi ini tidak bisa berjalan sendiri. Kita butuh dukungan semua anggota,” katanya. Ia juga meminta pengurus yang hadir untuk mengajak rekan-rekan lain agar mau ikut membersamai kegiatan DWP.
Pertemuan kali ini juga menjadi ajang perkenalan bagi P3K yang baru bertugas di lingkungan Kanwil. Selain itu, ada pula anggota Dharma Wanita Murni yang suaminya bekerja sebagai P3K dan kini mulai aktif bergabung.
Satu per satu memperkenalkan diri. Suasananya cair, tidak formal, tetapi tetap tertib. Dari situ terlihat bahwa DWP ingin menjadi ruang yang terbuka bagi siapa saja yang menjadi bagian dari keluarga besar Kanwil.
Ny. Nursofia juga mendorong anggota untuk tidak sekadar hadir. Ia berharap ada partisipasi nyata dalam bentuk ide dan gagasan. Baginya, kemajuan organisasi bergantung pada keterlibatan anggotanya.
Sebelumnya, dalam kegiatan tarhib Ramadan, Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Mustafa, bersama jajaran meluncurkan program Semarak Ramadan. Dari 12 program yang diperkenalkan, empat di antaranya akan melibatkan DWP secara langsung.
Program tersebut meliputi tarhib Ramadan, Pagar Ramadan atau pabukoan gratis, tadarus Al Quran secara daring, serta Lebaran Yatim. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa peran DWP tidak terpisah dari gerak Kanwil dalam menyemarakkan Ramadan.
Keterlibatan DWP dalam program-program itu diharapkan dapat memperluas dampak kegiatan, tidak hanya di internal kantor, tetapi juga menyentuh masyarakat. Dengan begitu, kegiatan DWP tidak berhenti pada lingkup organisasi semata.
Setelah sambutan dan perkenalan, agenda dilanjutkan dengan arisan bulanan. Kegiatan sederhana ini tetap menjadi bagian yang dinanti karena memberi ruang untuk berinteraksi lebih santai.
Pertemuan ditutup dengan salam-salaman menjelang Bulan Suci Ramadan. Pengurus, anggota, dan karyawati di lingkungan Kanwil Kemenag Sumbar yang tergabung dalam DWP saling bermaafan, sebagai penanda bahwa Ramadan disambut dengan niat yang baik dan kebersamaan yang dijaga.