Pesisir Selatan, Humas - Semangat gotong royong dan persaudaraan kembali membara di bumi Pesisir Selatan. Setelah tertunda akibat musibah banjir, Kemah Karya Pramuka Madrasah (KKPM) Jilid III akhirnya dibuka secara resmi pada Kamis (22/01) di MAN 2 Pesisir Selatan, Kecamatan Sago. Kegiatan besar Pramuka Madrasah se-Kabupaten ini menjadi simbol kebangkitan dan optimisme menyongsong masa depan.
Dengan diikuti para peserta dari berbagai jenjang madrasah, upacara pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Barat, Mustafa, yang bertindak sebagai pembina upacara, membuka kegiatan dengan pesan mendalam tentang peran generasi muda dalam lintasan sejarah.
"Orang-orang yang diciptakan di masa lalu membentuk masa kini. Apa yang kita lakukan hari ini akan menjadi masa lalu dan menentukan masa depan. Oleh karena itu, adik-adik harus mempersiapkan diri sebaik mungkin," tegas Mustafa di hadapan seluruh peserta dan tamu undangan.
Ia menegaskan komitmen Kemenag sebagai bagian integral dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dan berharap KKPM menjadi wadah pererat ukhuwah, pemberi manfaat, dan pembawa keberkahan. Dengan mengucapkan "bismillahirrahmanirrahim," KKPM Jilid III secara resmi dinyatakan dibuka.
Kehormatan para peserta juga ditekankan oleh Wakil Bupati Pesisir Selatan sekaligus Ketua Kwartir Cabang Pramuka 0301 Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim. Dalam sambutan motivasinya, ia menyebut para peserta sebagai "orang-orang pilihan".
"Tidak semua siswa mendapat kesempatan menjadi utusan. Kalian adalah orang-orang pilihan dari sekian banyak siswa di madrasah masing-masing," ungkap Risnaldi. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan lahir dari proses dan kesungguhan, serta menitipkan pesan agar peserta selalu menjaga kesantunan dan berbakti kepada orang tua.
KKPM, yang merupakan agenda tahunan dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama, kembali ke tempat awalnya. Dimulai pada 2023 di MAN 2 Pesisir Selatan, kemudian bergulir ke MAN 3 Pesisir Selatan untuk Jilid II, dan kini kembali "pulang" ke MAN 2 sebagai tuan rumah.
Pelaksanaan edisi ketiga ini memang memiliki cerita tersendiri. Kegiatan yang sedianya digelar lebih awal harus tertunda akibat banjir besar yang melanda Kabupaten Pesisir Selatan pada akhir 2025. Setelah mempertimbangkan pemulihan kondisi, akhirnya diputuskan untuk digelar di awal tahun 2026, menjadikannya lebih bermakna sebagai bentuk ketangguhan.
Pembukaan KKPM Jilid III disemarakkan dengan berbagai penampilan spektakuler. Opening ceremony dari MAN 2 Pesisir Selatan membuka rangkaian, dilanjutkan dengan penampilan seni memukau dari MIN 5 Pesisir Selatan, irama dinamis marching band MTsN 1 Pesisir Selatan, dan tarian penuh makna dari MIN 1 Pesisir Selatan.
Dengan semangat baru di awal tahun, KKPM Jilid III diharapkan tidak hanya sekadar perkemahan, tetapi menjadi laboratorium hidup pembinaan karakter, kepemimpinan, dan penguatan nilai-nilai inti kepramukaan. Lebih dari itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi media penguatan moderasi beragama bagi peserta didik madrasah di Pesisir Selatan, mencetak generasi muda yang tangguh, berakhlak, dan siap membangun daerahnya.