Padang, Humas – Puing-puing, lumpur yang mengering, dan wajah-wajah lelah masih menyelimuti kawasan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, pasca diterjang banjir dan galodo. Namun di balik suasana duka, geliat solidaritas justru menguat.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, H. Mustafa, memimpin rombongan langsung menembus lokasi terdampak untuk meninjau dan memberikan dukungan, Senin (01/12/2025).
Rombongan yang dari Kabag TU Kanwil Kemenag Sumbar Edison, Kakanmenag Kota Padang, Edy Oktafiandi, serta Ketua Tim Kerja, tidak hanya sekadar melihat dari jauh. Mereka menyusuri lingkungan yang rusak, menginjak sisa lumpur, dan mengunjungi rumah-rumah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag yang menjadi korban.
Di antara yang dikunjungi adalah rumah Kakanmenag Kabupaten Pasaman Yasril, Kepala KUA Lubuk Begalung Jasrizal, serta seorang guru RA Ikhlas. Tidak hanya itu, mereka juga meninjau kondisi SMA Negeri 12 Padang yang turut mengalami kerusakan.
Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Mustafa menegaskan komitmen untuk bersinergi meringankan beban warga. “Kita kerahkan semua kekuatan kita untuk bersama-sama meringankan beban masyarakat. Ini adalah ujian dari Allah SWT,” ujarnya dengan penuh empati. Ia mengajak semua pihak, termasuk masyarakat terdampak, untuk bersabar dan menjadikan momen ini sebagai bahan introspeksi dan muhasabah diri.
“Kita dari Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sumbar ikut berduka cita, ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakat. Kami akan bersinergi, turun bersama masyarakat untuk mengurangi beban ini,” tegas Mustafa.
Respons cepat tidak hanya dilakukan di tingkat provinsi. Berdasarkan pendataan yang dilakukan tim Kanwil Kemenag Sumbar terhadap madrasah, pondok pesantren, rumah ibadah, dan ASN terdampak, laporan telah dikirimkan ke Kementerian Agama Pusat. Langkah ini langsung mendapatkan respons.
“Alhamdulillah, Menteri Agama telah bergerak cepat menurunkan tim dari pusat ke Sumatera Barat dan menyerahkan bantuan langsung kepada korban,” ungkap Mustafa.
Kunjungan dan pernyataan dukungan ini diharapkan Mustafa menjadi suntikan semangat bagi warga terdampak. Melalui sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, kota, dan seluruh komponen masyarakat, proses pemulihan pasca-bencana diharapkan dapat berjalan lebih cepat.
Momentum kesulitan ini, sebagaimana disampaikan Kakanwil, juga diharapkan menguatkan tali persaudaraan dan solidaritas sesama anak bangsa di Sumatera Barat.