PADANG, Humas — Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat meluncurkan 12 Program Semarak Ramadan yang dirancang untuk menghidupkan syiar, memperkuat spiritualitas, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Peluncuran program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Tarhib Ramadan yang digelar oleh Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat. Program Semarak Ramadan dikoordinasikan oleh Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf (Penais Zawa).
Kepala Bidang Urais Penais Zawa Kanwil Kemenag Sumbar Abrar Munanda menjelaskan bahwa belasan program tersebut disiapkan untuk memastikan Ramadan tidak hanya dijalani sebagai rutinitas tahunan, tetapi benar-benar menjadi momentum peningkatan kualitas iman dan amal.
“Ramadan telah sering kita lalui, namun jangan sampai kita jenuh dengan Ramadan. Harapannya, Ramadan tahun ini menjadi Ramadan terbaik dalam hidup kita,” ujarnya.
Abrar merinci, program pertama diawali dengan Tarhib Ramadan, yang dimaknai sebagai upaya menyambut datangnya bulan suci dengan penuh kegembiraan, kelapangan hati, dan kesiapan lahir batin. Kegiatan ini ditandai dengan launching program serta gerakan thaharah masjid.
Program berikutnya adalah Tadarus dan Khatmul Al-Qur’an, yang dilaksanakan setiap Senin hingga Kamis selama Ramadan di Masjid Mambaul Ikhlas, pukul 08.00–09.00 WIB. Tadarus dilakukan secara bergiliran dengan satu orang pemandu yang mengarahkan jalannya pembacaan Al-Qur’an.
Untuk meningkatkan kualitas bacaan, Kanwil Kemenag Sumbar juga menghadirkan program Tahsin Al-Qur’an. Kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka dengan sistem satu mentor untuk satu kelompok berisi sekitar 10 peserta, disesuaikan dengan tingkat kemampuan masing-masing.
Di ranah digital, program Limit Senja akan hadir dalam 30 episode dakwah singkat berdurasi maksimal lima menit menjelang berbuka puasa. Konten ini disiarkan melalui berbagai kanal media sosial, seperti YouTube, Instagram, TikTok, dan Facebook, dengan tema dan pemateri yang telah ditetapkan.
Selain itu, terdapat Kajian Tafsir Tematik, yakni kajian Al-Qur’an yang berfokus pada tema tertentu dengan mengkaji ayat-ayat terkait secara mendalam. Penyampaian materi dilakukan dengan dukungan audio visual agar lebih hidup dan variatif.
Kanwil Kemenag Sumbar juga menggandeng TVRI melalui kerja sama penyiaran ceramah kultum Ramadan serta pelaksanaan Lomba Tahfizul Qur’an antar siswa madrasah se-Sumatera Barat.
Di media cetak, program Kolom Mutiara Ramadan dilaksanakan melalui kerja sama dengan Harian Haluan. Rubrik ini memuat tulisan berisi nasihat, hikmah, motivasi, dan tausiyah keagamaan dari penulis yang ditunjuk selama bulan Ramadan.
Sementara itu, program Pagar Ramadan atau Pabukoan Gratis menjadi inovasi sosial berupa penyediaan makanan berbuka puasa gratis bagi masyarakat. Program ini diharapkan dapat memotivasi kepedulian dan solidaritas umat terhadap sesama.
Program rutin Tausiyah Ba’da Zuhur juga kembali digelar setiap hari kerja selama Ramadan, baik di Kanwil Kemenag Sumbar maupun Kemenag kabupaten dan kota, dengan penceramah yang telah dijadwalkan.
Melalui Festival Ramadan, Kementerian Agama berkolaborasi dengan BAZNAS, LAZ, dan lembaga wakaf untuk menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan kebutuhan lainnya kepada para mustahik, sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga zakat.
Program kreatif lainnya adalah Barbeku (Barang Bekas Berkualitas), yakni pengumpulan donasi barang layak pakai seperti pakaian dan sepatu untuk kemudian dikelola dan dimanfaatkan bagi kegiatan sosial.
Rangkaian Semarak Ramadan ini ditutup dengan Peringatan Nuzulul Qur’an dan Buka Puasa Bersama, yang akan digelar pada Jumat, 6 Maret 2026 M, bertepatan dengan 17 Ramadan 1447 H, bertempat di Aula Kantor AB I Kanwil Kemenag Sumbar.
Melalui 12 Program Semarak Ramadan ini, Kanwil Kemenag Sumatera Barat berharap Ramadan tidak hanya menjadi bulan ibadah personal, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian sosial, literasi keagamaan, serta semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Melalui 12 Program Semarak Ramadan tersebut, Kanwil Kemenag Sumbar berharap Ramadan tidak hanya menjadi momentum peningkatan ibadah personal, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat peran Kementerian Agama di tengah umat.