PADANG, Humas - Capaian madrasah di Sumatera Barat yang baru saja tuntas tes kemampuan akademik tingkat SMA/MA sederarajat. Hasilnya, satuan pendidikan madrasah di Sumbar berada di atas rata-rata nasional, khususnya pada mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.
Hal ini, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Hendri Pani Dias disampaikan saat apel Pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kanwil Kemenag Sumbar, Senin 26/01/26 di Halaman Kanwil.
Meski demikian, Hendri menilai Bahasa Inggris masih perlu mendapat perhatian lebih. “Ini jadi pekerjaan rumah kita bersama agar kualitasnya terus meningkat,” ujarnya.
Lebih lanjut Hendri menyampaikan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pendidikan madrasah, hal ini terlihat ketika kunjungan kerja, dimana Program PHTC yang dilaksanakan di MTsN 2 Solok Selatan mendapat apresiasi dan dijadikan percontohan. Tak hanya itu, dukungan masyarakat tampak nyata melalui wakaf tanah untuk pembangunan madrasah. “Ini bukti kepercayaan publik yang harus kita jaga,” katanya.
Disisi lain, Hendri juga menyampaikan rampungnya rencana strategis yang akan menjadi pijakan kerja ke depan. Ia mengingatkan bahwa dokumen tersebut bukan sekadar rencana dan laporan, melainkan acuan nyata bagi setiap unit kerja. “Turunannya nanti berupa rencana program. Dari situ kita tahu apa yang harus dikerjakan dan bagaimana prosesnya berjalan,” ujarnya di hadapan peserta apel.
Ia juga menekankan pentingnya menuntaskan urusan administrasi, terutama yang berkaitan dengan keuangan. Menurut Hendri, kerapian administrasi menjadi fondasi agar program berjalan lancar dan tidak menyisakan persoalan di kemudian hari.
Diakhir amanat Hendri mengajak seluruh unit kerja di Kanwil Kemenag Sumbar untuk mulai bersiap menyambut Ramadhan. Ia berharap Ramadan tahun ini dapat diisi dengan kegiatan yang lebih hidup, namun tetap khidmat. “Perlu ide dan inovasi. Kita susun sejak sekarang agar Ramadan nanti benar-benar terasa, seperti tahun sebelumnya,” katanya.
Apel pagi tersebut diikuti Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Mustafa, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha Edison, para kepala bidang dan pembimbing masyarakat, ketua tim kerja, pejabat fungsional, CPNS, hingga mahasiswa praktik lapangan.