Wisuda Hafiz MAN 2 Payakumbuh, Kakanwil Soroti Peran Orang Tua dalam Pembentukan Akhlak Siswa

Payakumbuh, Humas - Penghafal Al-Qur’an dinilai memiliki peran penting dalam menyiapkan masa depan bangsa yang berkarakter. Di tengah tantangan zaman yang kian beragam, keberadaan generasi muda yang tumbuh dengan nilai-nilai Qur’ani menjadi harapan tersendiri. Pandangan itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Mustafa, saat menghadiri Wisuda Hafiz Al-Qur’an di MAN 2 Kota Payakumbuh, Senin (9/2/2026).

Di hadapan para siswa, orang tua, dan tamu undangan, Mustafa menyampaikan bahwa para penghafal Al-Qur’an memiliki posisi penting dalam perjalanan bangsa. Menurutnya, kemampuan menghafal kitab suci bukan sekadar capaian pendidikan, melainkan bekal nilai yang akan membentuk cara berpikir dan bersikap anak-anak di masa depan.

Ia menilai, di tengah derasnya arus informasi dan perubahan sosial, generasi muda membutuhkan pegangan yang kokoh. Dari sudut pandang Kementerian Agama, hafalan Al-Qur’an menjadi salah satu penopang utama pembentukan karakter, karena di dalamnya terkandung nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kesederhanaan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Sebanyak 138 siswa MAN 2 Kota Payakumbuh dikukuhkan sebagai hafiz dan hafizah dalam prosesi yang berlangsung khidmat. Momen itu tidak hanya menjadi kebanggaan bagi siswa, tetapi juga bagi orang tua yang selama ini mendampingi proses belajar anak-anak mereka. Mustafa mengajak para wali murid untuk terus menjaga semangat anak-anak, agar hafalan yang telah dicapai tidak berhenti di bangku madrasah.

Menurut Mustafa, pendidikan karakter akan sulit berjalan jika hanya bertumpu pada lembaga pendidikan. Peran keluarga memegang posisi yang sama pentingnya. Ia mendorong adanya keterlibatan orang tua dalam membangun kebiasaan baik di rumah, sehingga nilai-nilai yang ditanamkan di madrasah tetap terjaga dalam kehidupan sehari-hari anak.

Dalam kesempatan tersebut, Mustafa juga menyinggung komitmen Kementerian Agama dalam mendukung madrasah, tidak hanya melalui kurikulum dan pembinaan, tetapi juga penyediaan sarana pendukung. Hal ini ditandai dengan peresmian Mobil Madrasah yang akan digunakan MAN 2 Kota Payakumbuh untuk menunjang berbagai kegiatan siswa.

Kendaraan operasional tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas siswa dalam mengikuti perlombaan, kegiatan keagamaan, maupun aktivitas sosial yang melibatkan masyarakat. Bagi Kanwil Kemenag Sumbar, dukungan semacam ini merupakan bagian dari upaya memperluas peran madrasah agar lebih hadir di ruang publik.

Acara wisuda ini turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Sumbar, Ny. Nur Mustafa, Kepala Kantor Kemenag Kota Payakumbuh Hendri Yazid, serta jajaran pejabat Kementerian Agama di tingkat daerah. Hadir pula Kepala MAN 2 Kota Payakumbuh Sahidin, unsur MUI, Komite Madrasah, dan para orang tua wali murid.


Editor: Eri
Fotografer: -